Buntao, 16 Oktober 2025 — Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru dalam bidang literasi digital dan kesehatan mental peserta didik pasaca bencana, telah diselenggarakan Kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Penggunaan Video Animasi Psikoedukasi bagi Guru. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 15–16 Oktober 2025, dan diikuti oleh para guru dari berbagai sekolah dasar SN 3 Buntao.
Tim pendamping kegiatan berasal dari Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja bekerja sama dengan Universitas Negeri Makassar (UNM). Program ini berfokus pada pemanfaatan media video animasi sebagai sarana psikoedukasi untuk membantu guru dalam menyampaikan materi yang berkaitan dengan penguatan karakter, pengelolaan emosi, serta peningkatan kesejahteraan psikologis siswa.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai konsep dasar psikoedukasi, teknik produksi video animasi edukatif, serta strategi integrasi media digital dalam pembelajaran kontekstual. Pada sesi pendampingan, para dosen dan mahasiswa dari UKI Toraja serta UNM mendampingi guru dalam mengimplementasikan video animasi di kelas masing-masing.

Koordinator tim pendamping, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas guru di era pendidikan digital. “Guru memiliki peran penting sebagai fasilitator pembelajaran yang bukan hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga membangun kesehatan mental dan karakter peserta didik melalui media yang menarik dan relevan,” ujarnya.
Peserta menyambut antusias kegiatan ini karena dianggap memberikan pengalaman baru dalam pembelajaran berbasis teknologi dan kreativitas. Hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat memperkaya praktik pembelajaran di sekolah serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif, interaktif, dan berorientasi pada kesejahteraan anak.
Kegiatan ini melibatkan tim pengabdian dari Universitas Negeri Makassar yang akan mendampingi SDN 3 Buntao dalam pengembangan literasi digital, penguatan karakter siswa, serta pelatihan guru berbasis teknologi pembelajaran.



